untukmu yang tak pernah nyata...
perjalanan hidup ini terkadang membuatku lelah. Kadang jatuh membuatku menangis. Seperti anak kecil yang menangis saat ia terjatuh. Mungkin tidak terlalu sakit, tapi karena kaget akan apa yang dialami spontan ia pun menangis. Seperti halnya aku yang saat ini mengalaminya.
Untukmu yang tak pernah nyata...
hidup ini terasa sangat memilukan. Tak seperti yang kita bayangkan. Hidup ini berat, penuh lika-liku. Menulis ini mungkin sudah terlihat bahwa ku sedang mengeluh. Aku bukan manusia sempurna. Aku bukan seseorang yang bisa selamanya tahan terhadap apa yang slama ini orang bayangkan. Mungkin aku berbeda. Tapi inilah aku. Aku melakukan setiap apa yang aku yakini. Aku tak harus selalu mengikuti kata-kata kalian bukan? Bukankah yang akan menjalaninya adalah aku? Bukan kalian... Biarkan aku yang memilih. Biarkan aku kali ini merasa bebas. Biarkan aku sejenak merasa bahagia bersamanya. Sekalipun ia tak nyata.
Untukmu yang tak pernah nyata...
Sekalipun orang bilang dirimu tak akan menjadi nyata,,,
tapi menurutku kau nyata....
walaupun hanya dalam alam khayalku...
tapi ku tak pernah berhenti berharap dan menanti dirimu tuk jadi nyata untukku di sini...
Manusia tetap bertahan dalam hidupnya, karena ada harapan, impian dan penantian....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar